PANDUNEWS.co.id, Takalar – Maraknya kejahatan digital berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang mampu menirukan suara hingga wajah seseorang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Takalar.
Langkah pencegahan kejahatan teknologi ini menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Pra-Weekly Meeting di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (28/10/2026).
Dipandu Staf Ahli Bupati Takalar, Dr. Muhammad Nurdin, rapat strategis ini menghadirkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Administrator, hingga Kasubag Program se-Kabupaten Takalar.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Takalar, Suhardiyanto, memaparkan secara gamblang maraknya modus AI Scam yang kini menyasar warga. Para pelaku memanfaatkan canggihnya teknologi untuk mengkloning identitas demi menipu kerabat korban.
“Kami terus memperkuat sosialisasi dan literasi digital agar masyarakat Takalar semakin waspada dan tidak mudah terjebak penipuan berbasis AI ini,” tegas Suhardiyanto.
Optimalkan Potensi Pajak Daerah
Selain ancaman kejahatan digital, rapat ini juga menyoroti optimalisasi pendapatan daerah. Sekretaris Bapenda Takalar, Ismail Erang, memberikan sosialisasi mendalam mengenai jenis-jenis pajak daerah, mekanisme pembayaran, dan pentingnya kepatuhan warga demi menopang pembangunan Takalar.
Menutup arahannya, Staf Ahli Bupati Dr. Muhammad Nurdin meminta seluruh jajaran OPD bergerak cepat menindaklanjuti dua isu utama tersebut di lingkungan kerja masing-masing.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi aktif seluruh instansi mampu melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber sekaligus mendongkrak penerimaan pajak daerah secara berkelanjutan.(*)










