HUT Bhayangkara ke-80, Bupati Takalar Hibahkan 4 Lahan untuk Tiga Polsek Baru dan Pangkalan Satpolair

oleh
HUT Bhayangkara ke-80, Bupati Takalar Hibahkan 4 Lahan untuk Tiga Polsek Baru dan Pangkalan Satpolair

PANDUNEWS.co.id, Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar memberikan kado istimewa kepada jajaran Polres Takalar pada peringatan HUT Bhayangkara ke-80.

Kado tersebut berupa hibah empat bidang tanah yang akan dimanfaatkan untuk memperkuat sarana dan prasarana kepolisian demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Penyerahan dokumen hibah dilakukan langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, kepada Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman usai upacara HUT Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Takalar, Jalan Ashar Daeng Mangung, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Rabu (1/7/2026).

Sebelum penyerahan secara simbolis, Bupati Daeng Manye terlebih dahulu menandatangani dokumen hibah yang kemudian diserahkan kepada Kapolres Takalar dan disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para tamu undangan.

Empat bidang tanah yang dihibahkan tersebut akan digunakan untuk pembangunan Polsek Laikang, Polsek Polombangkeng Timur, Polsek Galesong Selatan, serta pangkalan Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Takalar.

Kepala Bidang Aset Kabupaten Takalar, Darul Aksa, menjelaskan bahwa lahan yang dihibahkan telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar sesuai kebutuhan pengembangan institusi Polri.

Lahan untuk Kantor Polsek Polombangkeng Timur berada di Desa Kale Ko’mara seluas sekitar 4.000 meter persegi. Polsek Laikang berada di Desa Laikang dengan luas sekitar 5.000 meter persegi.

Polsek Galesong Selatan berada di Desa Bontokassi seluas sekitar 2.960 meter persegi, sedangkan lahan untuk pangkalan Satpolair berada di Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, seluas sekitar 3.000 meter persegi,” jelasnya.

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengatakan hibah aset daerah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mendukung penguatan pelayanan kepolisian di tengah semakin berkembangnya kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan kantor kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat akan mempercepat pelayanan, meningkatkan pengawasan keamanan, serta memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Polri terus berkembang mengikuti kebutuhan di lapangan. Pemerintah daerah memiliki aset yang bisa dimanfaatkan, sehingga kami menyerahkannya kepada institusi Polri untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bupati Takalar Daeng Manye.

Ia juga menegaskan bahwa hibah lahan untuk pangkalan Satpolair merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pengamanan wilayah pesisir Takalar yang memiliki garis pantai cukup panjang dan aktivitas kelautan yang terus berkembang.

“Soal pembangunan fisik nantinya, apakah berupa kantor, asrama, atau fasilitas lainnya, itu menjadi kewenangan Polri sebagai penerima hibah. Pemerintah daerah menyiapkan aset tanahnya agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” tambahnya.

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Daeng Manye berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Takalar, Polres Takalar, Kodim 1426 Takalar, Kejaksaan Negeri Takalar, serta seluruh unsur Forkopimda terus diperkuat.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan pembangunan daerah berjalan lebih optimal.

Sementara itu, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Takalar melalui hibah empat bidang tanah tersebut.

Ia menyebut hibah itu menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat kepada masyarakat, khususnya di tiga kecamatan yang dinilai sudah layak memiliki kantor Polsek sendiri.

Menurut Supriadi, setelah proses hibah selesai, Polres Takalar akan mengurus sertifikat hak milik atas nama Polri sebelum diajukan ke Polda Sulawesi Selatan dan diteruskan ke Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Polri sebagai dasar pengusulan pembangunan.

“Karena ketiga wilayah tersebut sudah berstatus kecamatan, idealnya masing-masing memiliki Polsek sendiri. Namun prosesnya dilakukan secara bertahap dengan terlebih dahulu membentuk Polsubsektor,” jelas Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman

Apabila seluruh proses administrasi dan sertifikasi lahan dapat diselesaikan pada tahun 2026, pembangunan Polsubsektor ditargetkan mulai diusulkan ke Mabes Polri agar dapat direalisasikan pada tahun 2027.

Di momentum HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Takalar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selama ini mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan daerah.

“Keamanan dan ketertiban tidak mungkin terwujud tanpa dukungan masyarakat. Kami berharap situasi kamtibmas yang selama ini sudah terjaga dapat terus dipertahankan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Takalar,” tutup Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman.(*)