Polisi Peduli Pendidikan, Wakapolres Takalar Ajak Siswa Jauhi Perilaku Menyimpang

oleh
Polisi Peduli Pendidikan, Wakapolres Takalar Ajak Siswa Jauhi Perilaku Menyimpang
Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki memberikan arahan serta pembinaan karakter kepada pelajar dalam program POLINDIK di SMP Negeri 2 Takalar, Senin (26/10/2026)

PANDUNEWS.co.id, Takalar – Sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter dan menanamkan kesadaran hukum sejak dini. Pesan penting tersebut disampaikan Wakapolres Takalar, Kompol Alauddin Torki, saat menjadi pembina upacara di SMP Negeri 2 Takalar, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Senin (26/10/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA ini merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan (POLINDIK) bertajuk Polisi Bersama Masyarakat.

Wakapolres didampingi Kanit Kamsel Satlantas Polres Takalar, Ipda A. Irna Purnama Kusuma, menyampaikan ajakan mendalam kepada ratusan siswa mengenai pentingnya kedisiplinan dan menjaga diri dari pengaruh lingkungan negatif.

Hari Santri Nasional, Bupati dan Wakil Bupati Takalar

Hut Sulsel ke 357, Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Pandunews

 title=

Di hadapan peserta upacara, Wakapolres mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan, seperti perkelahian kelompok (tawuran), penyalahgunaan narkoba, hingga perjudian daring (judi online).

“Masa sekolah adalah fase penting untuk membangun kebiasaan positif. Para siswa perlu membekali diri dengan kedisiplinan, memperkuat karakter, serta bijak dalam bergaul agar tidak terpengaruh lingkungan negatif,” ujar Kompol Alauddin.

Sosialisasi Operasi Patuh 2026 dan Larangan Knalpot Brong

Selain pembinaan karakter, perhatian khusus turut diarahkan pada aspek keselamatan berlalu lintas. Para pelajar diimbau keras untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) karena mengganggu kenyamanan publik.

Pada momentum yang sama, Wakapolres secara resmi mengumumkan dimulainya pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang berlangsung serentak mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

“Operasi Patuh 2026 bertujuan membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas serta mendorong perilaku masyarakat yang semakin peduli terhadap keselamatan di jalan raya,” tegasnya.

Melalui program POLINDIK ini, kepolisian berharap pesan keselamatan dapat diterima para pelajar sejak dini, sehingga mereka tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, taat hukum, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungannya.(*)