Tegaskan Apel Bukan Formalitas, Daeng Manye Minta ASN Takalar Beri Pelayanan Solutif

oleh
Tegaskan Apel Bukan Formalitas, Daeng Manye Minta ASN Takalar Beri Pelayanan Solutif

PANDUNEWS.co.id, Takalar – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, terus mendorong perubahan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Salah satu langkah yang ditekankan adalah peningkatan kedisiplinan serta penerapan pelayanan publik yang ramah, cepat, santun, dan solutif melalui program Layanan Sepenuh Hati 5S.

Penegasan tersebut disampaikan Daeng Manye saat memimpin Apel Gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, senin (2/11/2026).

Sumpah Pemuda ke-98

 title=

Hut Sulsel ke 357, Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Pandunews

 title=

Apel gabungan rutin bulanan ini dihadiri Wakil Bupati Takalar, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Takalar, kepala bidang, kepala seksi, kepala puskesmas, kepala sekolah SD dan SMP, serta seluruh ASN dan staf lingkup Pemkab Takalar.

Sebelum apel dimulai, Bupati Daeng Manye melakukan pengecekan langsung kehadiran peserta pada setiap barisan OPD. Kegiatan kemudian diawali dengan yel-yel penyemangat untuk membangun motivasi dan meningkatkan semangat kerja seluruh aparatur pemerintah.

Dalam amanatnya, Daeng Manye menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kinerja pemerintahan. Selain itu, seluruh ASN juga diminta memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja.

Menurutnya, apel gabungan bukan sekadar kegiatan seremonial atau rutinitas bulanan, melainkan menjadi sarana strategis bagi pimpinan daerah untuk menyampaikan informasi, arahan, serta isu-isu penting pemerintahan agar dapat dipahami dan ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran hingga tingkat bawah.

“Apel gabungan ini kita laksanakan sekali dalam sebulan. Bagi saya, ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan sarana dan media saya selaku Bupati untuk sharing informasi dan isu-isu utama yang terjadi, untuk selanjutnya dilaksanakan sampai ke tingkat bawah,” ujar Daeng Manye.

Ia berharap tingkat kehadiran ASN pada apel gabungan berikutnya semakin maksimal. Dengan begitu, seluruh aparatur dapat menerima informasi dan arahan pimpinan secara langsung sehingga pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan daerah berjalan selaras.

Tidak hanya menyoroti kedisiplinan, Bupati Daeng Manye juga kembali mengingatkan seluruh jajaran tentang pentingnya penerapan program Layanan Sepenuh Hati 5S yang telah diluncurkan beberapa hari sebelumnya.

Program tersebut mengusung lima prinsip pelayanan, yakni Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Solusi. Kelima prinsip ini diharapkan menjadi budaya baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Beberapa hari yang lalu, saya telah melaunching Layanan Sepenuh Hati 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Solusi. Penerapan layanan ini untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat, memberikan pelayanan yang cepat dan memberikan solusi jika masyarakat mengalami kendala dalam mengurus sesuatu,” tegasnya.

Daeng Manye menekankan, penerapan 5S tidak boleh hanya menjadi slogan atau formalitas, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari setiap ASN, baik di kantor pemerintahan, fasilitas kesehatan, satuan pendidikan, maupun seluruh unit pelayanan publik.

Melalui budaya 5S, masyarakat diharapkan mendapatkan pengalaman pelayanan yang lebih baik, mulai dari sambutan yang ramah, komunikasi yang santun, proses yang cepat, hingga adanya solusi ketika menghadapi kendala dalam mengurus kebutuhan administrasi maupun pelayanan lainnya.

Karena itu, seluruh pimpinan OPD diminta memastikan prinsip pelayanan tersebut diterapkan oleh jajaran masing-masing. Kedisiplinan, kebersihan lingkungan kerja, dan kualitas pelayanan harus berjalan beriringan sebagai bagian dari tanggung jawab aparatur kepada masyarakat.

Apel gabungan berlangsung khidmat dan tertib, kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan serta keberhasilan pembangunan di Kabupaten Takalar.

Melalui penguatan disiplin ASN dan penerapan Layanan Sepenuh Hati 5S, Pemerintah Kabupaten Takalar mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin responsif, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(*)