Kejar Target PAD Rp52 Miliar, Bupati Daeng Manye Pimpin Evaluasi Bapenda Takalar

oleh
Kejar Target PAD Rp52 Miliar, Bupati Daeng Manye Pimpin Evaluasi Bapenda Takalar

PANDUNEWS.co.id, Takalar – Upaya memperkuat kapasitas fiskal daerah terus dipacu Pemerintah Kabupaten Takalar. Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, memimpin langsung rapat monitoring dan evaluasi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Takalar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah pada Jumat (16/10/2026).

Rapat tersebut diselenggarakan guna memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui optimalisasi pemungutan pajak, peningkatkan kepatuhan wajib pajak, hingga pembenahan dan sinkronisasi data perpajakan.

Bupati Firdaus Daeng Manye menekankan pentingnya evaluasi berkala agar setiap potensi penerimaan dapat teridentifikasi serta dikelola secara transparan dan terukur.

 title=

“Pentingnya evaluasi berkelanjutan agar setiap potensi pendapatan daerah dapat diidentifikasi dan dikelola secara optimal,” tegas Daeng Manye.

Validasi Data Wajib Pajak Jadi Fokus Utama

Salah satu poin strategis yang disorot dalam rapat tersebut adalah pendataan dan validasi data wajib pajak. Data yang dikelola Bapenda harus disinkronkan agar menghasilkan basis data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sinkronisasi data menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh objek dan subjek pajak terdata dengan presisi. Langkah ini sekaligus meminimalkan ketidaksesuaian data yang dapat memengaruhi efektivitas pemungutan pajak di lapangan.

Melalui basis data yang akurat, Bapenda dapat menyusun strategi penerimaan yang lebih terarah serta meningkatkan pengawasan terhadap realisasi target pajak daerah. Selain itu, peningkatkan kesadaran masyarakat dan para pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan terus didorong.

Komitmen Mengejar Target Rp52 Miliar

Dalam forum evaluasi tersebut, Bapenda Kabupaten Takalar menyatakan komitmennya untuk merealisasikan target penerimaan pendapatan sebesar Rp52 miliar.

Pencapaian target jumbo tersebut membutuhkan skema kerja yang sistematis, pemantauan realisasi secara teratur, serta penggalian potensi pajak baru yang belum tergarap maksimal.

Bupati Daeng Manye menginstruksikan jajaran Bapenda agar meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi perpajakan guna memberikan kemudahan bagi wajib pajak.

Peningkatan PAD ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian keuangan daerah dalam membiayai program pembangunan, menunjang roda pemerintahan, serta mengoptimalkan layanan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Takalar.