393 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Imigrasi Makassar Siap Kawal Keberangkatan

oleh

PANDUNEWS.co.id, Makassar – pemberangkatan jemaah haji melalui Embarkasi Makassar resmi dimulai. Sebanyak 393 Calon Jemaah Haji (CJH) beserta petugas pendamping kloter pertama telah diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (20/4/2026).

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal seluruh rangkaian proses keimigrasian para tamu Allah tersebut. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kenyamanan jemaah.

“Imigrasi Makassar siap berkomitmen untuk memberikan pelayanan keimigrasian terbaik kepada seluruh calon jemaah haji yang berangkat tahun ini. Kami pastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur namun tetap efisien,” ujar Abdi Widodo Subagio.

Pemberangkatan haji tahun 2026 ini membawa warna baru bagi para jemaah. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kini telah tersedia layanan Makkah Route (Jalur Makkah) di Embarkasi Makassar.

Inovasi layanan ini merupakan hasil kerja sama dengan Pemerintah Arab Saudi untuk mempermudah alur kedatangan jemaah di Tanah Suci.

Melalui skema ini: Pemeriksaan Keimigrasian Arab Saudi yang biasanya dilakukan setibanya jemaah di bandara tujuan (Jeddah atau Madinah), kini dilakukan sebelum naik pesawat.

Jemaah yang telah melewati proses ini di Makassar akan dianggap telah menyelesaikan urusan administrasi masuk ke Arab Saudi, sehingga setibanya di sana mereka bisa langsung menuju bus dan penginapan tanpa perlu antre panjang lagi.

Meski terdapat skema baru dari pihak Arab Saudi, Abdi Widodo Subagio menambahkan bahwa jajarannya tetap melakukan pengawalan intensif di area keberangkatan.

“Dengan adanya layanan baru ini, pihak Imigrasi tetap akan memberikan pengawalan ketat agar proses pemberangkatan jemaah haji bisa berjalan lancar tanpa hambatan teknis maupun administratif,” pungkasnya.

Hadirnya layanan Makkah Route ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kelelahan jemaah haji, terutama bagi jemaah lansia, karena memangkas waktu tunggu yang signifikan saat tiba di Arab Saudi nanti.(*)