PANDUNEWS.co.id, Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar meluncurkan inovasi SI PATROL (Sistem Patroli Lingkungan Kabupaten Takalar) sebagai upaya memperkuat pengawasan lingkungan sekaligus meningkatkan kecepatan respons terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Peluncuran SI PATROL tersebut dirangkaikan dengan Apel Gabungan Lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin 31 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 15 unit sarana patroli SI PATROL diluncurkan. Peresmian ditandai dengan penyerahan sepeda, helm, dan rompi patroli oleh Bupati Takalar yang didampingi Wakil Bupati Takalar dan Kepala Satpol PP Kabupaten Takalar, Sahlan Gau.
Dalam arahannya, Bupati Takalar memberikan apresiasi kepada Satpol PP dan Damkar atas inovasi yang telah digagas tersebut.
Menurut Daeng Manye, SI PATROL menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pola pelayanan yang lebih responsif, inklusif, dan ramah terhadap masyarakat.
“Dengan inovasi ini, kita menghadirkan paradigma baru dalam penegakan Perda dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Takalar,” jelasnya.
Daeng Manye menjelaskan, petugas patroli nantinya memiliki zona kerja masing-masing untuk melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi lingkungan di wilayah yang telah ditentukan.
Jika menemukan persoalan di lapangan, petugas dapat segera melaporkan temuan tersebut melalui sistem untuk kemudian ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.
Berbagai persoalan yang dapat ditemukan dan dilaporkan melalui patroli tersebut di antaranya lampu jalan yang tidak berfungsi, tumpukan sampah, bangunan liar, hingga kondisi lingkungan lainnya yang membutuhkan penanganan pemerintah.
Dengan pola tersebut, pemerintah diharapkan tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi dapat secara aktif mendeteksi berbagai persoalan di lapangan.
Bupati Takalar juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus melahirkan inovasi yang memiliki manfaat nyata terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat.
“Kepada OPD-OPD untuk membuat inovasi yang berkaitan dengan pembangunan dan kemajuan Takalar. Kepada Kasatpol PP, saya mengimbau agar terus mengawasi inovasi ini dan terus dijalankan. Jangan hanya sebatas membuat inovasi saja tetapi mandek di tengah jalan,” tegasnya.
Selain mendorong inovasi pelayanan publik, Bupati Takalar turut mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar memperhatikan kehadiran dan meningkatkan kedisiplinan.
Menurutnya, kedisiplinan aparatur menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.
SI PATROL Dibagi Lima Zona Operasional
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Takalar, Sahlan Gau, menjelaskan bahwa SI PATROL merupakan ekosistem digital terpadu yang dirancang untuk memodernisasi tata kelola ketertiban umum, penanggulangan kebakaran, serta perlindungan masyarakat di Kabupaten Takalar.
“Inovasi ini memadukan tindakan pengawasan fisik secara langsung di lapangan dengan efisiensi sistem informasi berbasis teknologi tinggi,” jelas Sahlan Gau.
Ia mengatakan, pelaksanaan patroli dilakukan dengan pembagian wilayah secara sistematis ke dalam lima zona operasional di kawasan perkotaan Takalar.
Pembagian tersebut bertujuan memastikan jangkauan pengawasan dapat dilakukan secara merata dan terarah.
Lima zona operasional SI PATROL tersebut meliputi:
- Zona Pusat Pemerintahan
- Zona Ekonomi/Pasar Kota
- Zona Transportasi/Jalan Protokol
- Zona Pemukiman Warga
- Zona Fasilitas Sosial dan Kesehatan
Melalui pembagian zona tersebut, setiap petugas memiliki wilayah pemantauan yang jelas sehingga berbagai dinamika dan persoalan lingkungan dapat dideteksi lebih dini.
Temuan petugas di lapangan kemudian dapat dilaporkan melalui sistem untuk diteruskan kepada perangkat daerah yang memiliki kewenangan dalam melakukan penanganan.
Konsep tersebut diharapkan mampu mempercepat koordinasi antar-OPD sekaligus membuat proses penanganan persoalan masyarakat menjadi lebih terukur, transparan, dan akuntabel.
Dengan menggabungkan patroli langsung di lapangan dan sistem informasi berbasis teknologi, inovasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan pemerintah yang lebih cepat, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat Takalar.(*)







