Bupati Takalar Dorong BUMDes Jadi Motor Penggerak Ekonomi

oleh
Bupati Takalar Dorong BUMDes Jadi Motor Penggerak Ekonomi

PANDUNEWS.co.id, Makassar – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, membuka Bimbingan Teknis Pengembangan dan Pengelolaan BUMDes se-Kabupaten Takalar yang digelar di Hotel W Three Makassar, Jumat 31 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Inspektorat Kabupaten Takalar, para camat se-Kabupaten Takalar, serta para kepala desa dan pengelola BUMDes.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa kemajuan Takalar harus dimulai dari desa. Menurutnya, sekitar 60 hingga 70 persen penduduk Kabupaten Takalar tinggal di wilayah pedesaan sehingga peningkatan ekonomi desa akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan daerah.

“Saya ingin menggerakkan kehidupan desa. Karena 60 sampai 70 persen penduduk Takalar ada di desa. Kalau desa maju, maka Takalar juga akan maju,” tegas Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye.

Ia menekankan bahwa BUMDes harus dikelola secara kreatif, inovatif, dan berani menangkap peluang usaha. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong pengembangan UMKM, peningkatan kualitas kemasan produk, hingga membuka peluang investasi agar ekonomi desa tidak berjalan di tempat.

Menurut Bupati, membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh jajaran pemerintah mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

“Kalau kita satu barisan, ekonomi lebih mudah digerakkan, pembangunan juga lebih mudah diwujudkan,” ujarnya.

Firdaus juga mengajak seluruh kepala desa menjadikan BUMDes sebagai wadah untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal sehingga mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati turut memaparkan berbagai program inovasi yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Takalar, mulai dari digitalisasi pelayanan, penguatan inovasi perangkat daerah, hingga pembentukan program Satpol Peduli Lingkungan yang memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pelaporan kondisi lingkungan dan pelayanan publik.

Ia juga memperkenalkan program Takalar Award yang akan digelar pada 5 Agustus mendatang sebagai bentuk apresiasi kepada desa, sekolah, puskesmas, ASN, hingga OPD terbaik. Penilaian dilakukan secara objektif melalui tim yang dibentuk dengan Surat Keputusan (SK) Bupati.

“Tujuannya agar semua berlomba menjadi lebih baik. Desa berlomba maju, sekolah berlomba maju, puskesmas berlomba maju, pelayanan publik juga semakin baik,” katanya.

Selain itu, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati mengungkapkan bahwa pada 18 Agustus mendatang akan dilaksanakan Malam Syukuran Kado Minyak Kemerdekaan secara serentak di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Takalar.

Kegiatan tersebut dirancang untuk menghidupkan potensi seni budaya desa, mempererat silaturahmi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebangsaan melalui partisipasi aktif seluruh warga.

Menutup sambutannya, Bupati berharap hasil bimbingan teknis mampu melahirkan pengelolaan BUMDes yang semakin profesional, mandiri, dan mampu menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi desa di Kabupaten Takalar.(*)