PANDUNEWS.co.id, Takalar – Kabar menggembirakan menghampiri seluruh pemerintah desa di Kabupaten Takalar menjelang penghujung tahun 2026. Bupati Takalar dikabarkan mengalokasikan tambahan anggaran fantastis mencapai Rp6,7 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).
Kucuran anggaran tambahan tersebut menjadi angin segar bagi jajaran pemerintah desa dalam mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur dasar, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta mengakomodasi berbagai kebutuhan prioritas warga di tingkat tapak.
Kebijakan pro-desa ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Takalar, Parawangsa, S.H., Senin (2/11/2026).
Ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih mendalam atas komitmen dan perhatian nyata Bupati Takalar terhadap penguatan kapasitas fiskal pemerintah desa.
“Kami atas nama keluarga besar DPC APDESI Takalar menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Takalar atas kepeduliannya terhadap pembangunan desa. Kucuran Rp6,7 miliar ini menjadi stimulus dan angin segar bagi jajaran kepala desa se-Kabupaten Takalar,” ujar Parawangsa.
Menurutnya, keberadaan desa merupakan ujung tombak paling depan dalam mengawal suksesnya program pembangunan daerah. Sinergi yang kokoh antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar dan pemerintah desa menjadi kunci utama agar manfaat pembangunan dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Harapan kami, sinergi dan kolaborasi positif seperti ini terus berlanjut. Kami ingin Pemkab Takalar dan pemerintah desa berjalan beriringan demi mewujudkan pembangunan yang inklusif serta kesejahteraan warga Butta Panrannuangku,” tambahnya.
Meski demikian, Parawangsa turut mengingatkan seluruh jajaran kepala desa agar memanfaatkan alokasi anggaran tambahan tersebut secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, serta ketaatan pada regulasi peraturan perundang-undangan dalam setiap pengeluaran anggaran desa.
Melalui komitmen penganggaran ini, APDESI Takalar optimistis pemerataan pembangunan di Kabupaten Takalar tidak hanya terfokus di kawasan perkotaan, tetapi juga menyentuh pelosok desa secara berkeadilan.(*)










