Subuh Keliling di Rappocini, Kapolda Sulsel Soroti Perang Kelompok dan Narkoba di Makassar

oleh
Subuh Keliling di Rappocini, Kapolda Sulsel Soroti Perang Kelompok dan Narkoba di Makassar
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H. (tengah) berfoto bersama para jemaah usai menggelar program Subuh Keliling dan dialog Kamtibmas di Masjid Nurul Ilmi, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sabtu (24/10/2026).

PANDUNEWS.co.id, Makassar – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. M. Awal Chairuddin, menggelar kegiatan Subuh Keliling di Masjid Nurul Ilmi, Jalan Raya Pendidikan, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sabtu (24/10/2026).

​Usai menunaikan salat Subuh berjemaah bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel, Kapolda membuka ruang dialog santai bersama jemaah guna menyerap aspirasi warga serta menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

​Irjen Pol. Awal Chairuddin menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud pendekatan kepolisian yang humanis sesuai semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.

Hari Santri Nasional, Bupati dan Wakil Bupati Takalar

Hut Sulsel ke 357, Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Pandunews

 title=

​“Kehadiran aparat kepolisian di tengah warga tidak sebatas penegakan hukum, melainkan untuk membangun kepercayaan publik serta merawat gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kapolda Sulsel.

​Soroti Perang Kelompok dan Narkoba

​Dalam sesi dialog, Kapolda secara khusus menyoroti maraknya perkelahian antarkelompok (tawuran), kenakalan remaja, hingga ancaman penyalahgunaan narkoba di wilayah perkotaan.

​Ia mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat untuk menguatkan pengawasan berbasis keluarga guna membentengi generasi muda.

​“Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Apabila warga menemukan potensi gangguan kamtibmas, jangan main hakim sendiri. Segera laporkan melalui Call Center Hotline Kepolisian 110,” tegasnya.

​Gelorakan Semangat EWAKO dan Kearifan Lokal

​Lebih lanjut, Kapolda mengajak masyarakat memelihara nilai kearifan lokal Bugis-Makassar seperti Tudang Sipulung, sipakatau (saling memanusiakan), sipakalebbi (saling menghargai), dan sipakainge (saling mengingatkan).

​Nilai-nilai luhur tersebut diselaraskan dengan akronim semangat EWAKO, yaitu:

  • ​E: Edukatif & Empati
  • ​W: Waspada
  • ​A: Adil & Akuntabel
  • ​K: Kolaboratif
  • ​O: Optimal

​Menutup arahannya, Kapolda Sulsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kedamaian dan memperkuat solidaritas demi menjaga kondusivitas wilayah Sulawesi Selatan.(*)