Pertama dari semua Pelaksanaan Pemeran Bilah Pusaka di Sulsel Memakai Barcode adalah Takalar

oleh -19 Dilihat
oplus_0

TAKALAR,PANDUNEWS–Lembaga Laskar Lipang Bajeng Kabupaten Takalar laksanakan pemeran Bilah Pusaka di Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 Tahun untuk memperlihatkan benda benda Pusaka yang di pakai para pejuang Republik Indonesia untuk meraih kemenangan di jaman perjuangan melawan para penjajah Belanda dan Jepang mengusir dari tanah air Republik Indonesia, Rabu 13/08

Ketua Laskar Lipang Bajeng Awaluddin Arif Daeng Nyawa Menyampaikan bahwa,” perlu di ketahui, ini Pertama kalinya pameran bilah pusaka yang menggunakan barcode atau batas-batas untuk keterangan.

Kami dari pemerhati benda pusaka kabupaten Takalar , memberikan dukungan kami pada program pak Bupati takalar dalam unggul, digital, dan Alhamdulillah kami mendapatkan pemimpin yang memperhatikan budaya terima kasih pak Bupati, wakil bupati sekda dan seluruh jajarannya.

,”Organisasi Laskar Lipang Bajeng saat ini berusia kurang lebih 3 tahun dan di dalamnya termasuk orang-orang keturunan dari laskar lipang bajeng terdahulu, keturunan para pejuang-pejuang laskar di zaman dahulu , dan misi kami dari laskar, salah satunya takalar dikenal sebagai tanah tujuan tempat berkumpulnya para Leskar.Terang Daeng Nyawa ketua Laskar Lipang Bajeng

Bupati Takalar Ir.H.Mohammad Firdaus Daeng Manye, Saat membuka Pameran Bilah Pusaka Lipang Bajeng menyampaikan bahwa, ini adalah warisan sejarah, ada nilai-nilai luhur ada filosofi ,ada jati diri dan pusaka itu adalah saksi daripada perjuangan para leluhur.

,”Ini simbol kita untuk menegakkan negara Republik Indonesia ini dengan berbagai macam nilai dan di dalamnya ada kearifan yang luar biasa sehingga memang harus kita terus kenan dan harus terus kita tahu dan sehingga generasi-generasi sekarang ini yang kadang-kadang sudah lupa diri dengan bagaimana peninggalan-peninggalan pusaka ini mengingatkan kembali menginspirasi bahwa menurut kita berjuang luar biasa.

“Ini adalah sumber keberanian zaman dulu ketika zaman penjajahan dipakai untuk berperang tepatnya badik itu adaalag simbol keberanian dan ada juga kearifan ada kebijakan karena kalau kita menggunakan badik akanmendapatkan sesuatu nilai-nilai yang luar biasa yang harus ditawarkan untuk disampaikan kepada generasi dan anak-anak kita yang ke depan l, Tegas Bupati Takalar

Terpisah Pelaksana Teknis kegiatan Pameran Bilah Pusaka Laskar Lipang Bajeng Sultan Daeng Badang menyampaikan bahwa,” Kegiatan akan berlangsung selama 3 hari kedepan dari Rabu13 Agustus sampai Jum’at 15 Agustus 2025 dan di pamerkan semua benda pusaka baik dari Kabupaten Takalar maupun dari luar kabupaten Takalar

“Hampir semua kabupaten di Sulawesi Selatan ikut serta memarmerkan pusaka para leluhur untuk di perlihatkan kepada masyarakat Kabupaten Takalar dan sekitarnya,Tutup Daeng Badang.(*) ji